Showing posts with label Reminder. Show all posts
Showing posts with label Reminder. Show all posts

Reminder in Islam

Berikut ini aku share beberapa kultum (kuliah satu menit) versiku yang kudapat dari berbagai sumber:

1.
- Shalat berjamaah, jaga hati, jaga sikap.
- Tahajjud, dhuha. qabliyah, dan ba'diyah.
- Menghafal dan tadabbur Al-Qur'an.
- Sedekah dan puasa sunnah.
- Belajar dan mengajar.
- Doa, mendoakan dan minta didoakan.
- Ikhlas, sabar, syukur, dan ridho

2. Manfaat do'a dan dzikir amat banyak, jumlahnya bisa mencapai seratus lebih. Jadi, berikut ini beberapa faedah mengingat Allah SWT pada bab ini:
a. Mendatangkan keridhoan Allah SWT;
b. Mengusir syaiton, menundukkannya dan mengenyahkannya;
c. Menghilangkan kesedihan hati dan kemuraman;
d. Mendatangkan kegembiraan serta ketenteraman dalam jiwa;
e. Menguatkan jasmani dan rohani;
f. Membuat hati dan wajah berseri-seri;
g. Melapangkan rezeki;
h. Menimbulkan rasa percaya diri dan menunjukkan kharisma.

3. Lebih baik ganti GWS dengan:
Laa ba'sa thahuurun, insyaAllah.Artinya: "Tidak mengapa, semoga sakitmu ini membuat dosamu bersih, insyaAllah". (HR. Bukhari)
dari muslimAfiyah.com
4.

Bila engkau ingin berdoa, sementara waktu yang kau miliki begitu sempit, padahal dadamu dipenuhi oleh begitu banyak keinginan, maka jadikan seluruh isi doamu ISTIGFAR agar Allah memaafkanmu. Karena bila dia memaafkanmu, maka semua keperluanmu akan dipenuhi-Nya tanpa engkau memintanya. -Ibnul Qayyim Al-Jauziah-

5.

Jika ada penat dalam beribadah, santailah sejenak, lalu lanjutkan kembali ke perjalananmu.
"Ingatlah setiap amalan itu ada masa semangatnya. Siapa yang semangatnya dalam koridor ajaranku, maka ia sungguh beruntung. Namun siapa yang sampai futur (malah) hingga keluar dari ajaranku, maka dialah yang binasa."
(HR. Ahmad 2: 188. Disahihkan Syu'aib Al Arnauf.

6.

7.

8.

9.

10.

11.


Tiga Doa yang sering dibaca Nabi muhammad SAW

Aku dapat reminder ini di instagram. karena bagus aku skrinsut, lalu aku buatkan di blog. Tiga Doa yang dibaca Nabi muhammad SAW bagus juga menurutku dibaca setelah sholat fardu.

1. Meminta diwafatkan dalam keadaan husnul khotimah:
>> Allahuma inni as'aluka husnul Khotimah.
>> Artinya: "Ya Allah aku meminta kepada-Mu husnul khotimah".

2. Meminta agar agar diberikan kesempatan taubat sebelum wafat:
>> Allahummarzuqni taubatan nasuha qoblal maut
>> Artinya: "Ya Allah berikan aku rezeki taubat nasuha (atau sebenar-benarnya taubat) sebelum wafat".

3. Meminta agar hati kita ditetapkan di atas agamanya:
>> Allahumma ya muqollibal quluub tsabbit qolbi'ala diinika.
>> Artinya: Ya Allah Wahai sang pembolak-balik hati, tetapkanlah hatiku pada agama-Mu.

Keistimewaan 10 Malam terakhir bulan Ramadhan

Lailatul Qadar
Sesungguhnya telah kami turunkan al-Qur'an pada Lailatul Qadar. Tahukah kamu apa Lailatul Qadar itu? Lailatul Qadar adalah lebih baik daripada seribu bulan.

"Rasulullah SAW. sangat giat beribadah di bulan Ramadhan melebihi ibadahnya di bulan yang lain, dan pada sepuluh malam terakhirnya beliau lebih giat lagi melebihi hari lainnya." (HR. Muslim).

Keajaiban-keajaiban yang terjadi pada 10 malam terakhir Ramadhan banyak disebutkan di al-Qur'an dan sunnah. Antara lain:
  1. malam Lailatul Qadr adalah malam dimana al-Qur'an diturunkan dan dicatatnya lauhul mahfudz seluruh hal perkara yang akan terjadi di muka bumi dicatat pada tahun tersebut. Rasulullah SAW bersabda: carilah lailatul qadr pada tanggal ganjil di sepuluh malam terakhir bulan ramadhan." (HR. Bukhori)
  2. Orang yang beribadah sholat di malam lailatul qadr akan diampuni dosanya yang telah lalu. "Dan barang siapa berdiri (sholat sunnah) pada malam lailatul qadr dengan penuh keimanan dan mengharapkan ridho Allah maka Allah mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu. (HR. Idnu Abi Dunya dalam fadhail Ramadhan).
  3. Pahala dari segala kebaikan yang kita lakukan di hari itu dilipatgandakan oleh Allah SWT. terlebih jika bertepatan dengan lailatul qadr maka satu amalan kebaikan pahalanya lebih baik dari amalan kebaikan seribu bulan (atau +/- 83 tahun). Firman Allah: "malam kemuliaan (lailatul qadr) lebih baik dari seribu bulan. (QS. Al Qadr: 3).
  4. Pada malam lailatul qadr Allah menyampaikan ucapan selamat kepada orang beriman sampai terbitnya fajar. Allah tidak mentaqdirkan selain keselamatan pada malam lailatul qadr.
Rasulullah dan para sahabat RA. telah memberi contoh aktivitas ibadah sangat bagus dilakukan pada malahm-malam tersebut, diantaranya:
  1. i'tikaf=> maksudnya berdiam di masjid dengan niat dan melakukan ibadah. "Rasulullah SAW beri'tikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan."(HR. Mutafaq 'alaih).
  2. memperbanyak memberi sedekah=> Rasulullah SAW adalah orang yang sangat dermawan kepada siapapun, dan pada bulan beliau lebih dermawan lagi. Saat Jibril menemui beliau." (HR. Mutafaq 'alaih).
  3. Lebih memperbanyak membaca al Qur'an karena akan dilipatgandakan pahalanya saat membaca di bulan Ramadhan. Ibnu Abas berkata: "Jibril menemui Rasulullah SAW. pada setiap malam di bulan Ramadhan kemudian ia membacakan Qur'an kepada beliau SAW." (HR. Mutafaq 'alaih).
  4. Melakukan ibadah umrah. Rasulullah SAW bersabda, "umrahlah kamu pada bulan ramadhan , karena umrah pada bulan Ramadhan sebanding dengan melaksanakan ibadah haji". (HR. An nasai).
  5. Memperbanyak berdoa.
  6. memperbanyak sholat sunnah.

referensi: eramuslim

Kisah Nasi, Kisah hidup untuk mati, dan kisah lainnya di hari ini :)

Assalamu’alaikum, wr. Wb.
Sedikit sharing tentang pelajaran hidup hari ini,
Siang ini, kamis, 25 oktober 2012, saya bersama ibu dan sister saya pergi menjenguk salah seorang tante saya, sebut saja Bibi R (anak dari adik kandung nenek dari ibu sy)yang tinggal di kampong halaman kami, Bima, tepatnya Sape  yang sedang dirawat di Rumah Sakit Jiwa Kota Mataram.
Yah, as your suspection, guys, my aunt memiliki masalah gangguan jiwa. Yang memprihatinkan, dia mengidap penyakit itu sudah sejak lama, mungkin sudah belasan tahun. Setahu saya, sejak saya masih kecil, saya sudah mengetahuin kalau dia sudah mengidap penyakit ini. Entah lah, saya juga kurang dekat dengan keluarga mereka, karena kami memang silsilahnya bukan keluarga langsung, tapi keturunan kami dekat banget. Yah banyak yang beranggapan dan memvonis Bibi R ini mengidap penyakit buatan orang atau istilah kampung kami, ndawi ba dou(maap kalo salah, saya kurang pinter bahasa Bima), jadi bukan murni gangguan jiwa secara medis, sehingga bercampur lah sakit medis dengan sakit “tradisional”. Tentunya juga, karena iman beliau masih lemah mungkin, karena ia terserang sakit seperti ini saat usia muda yang biasanya masih kurang dalam mendalami ajaran agama. Maybe. nah, setelah dicek sekarang katanya, penyakit buatan orang tersebut lama-lama akhirnya mempengaruhi tubuhnya yang menyebabkan penyakit saraf pun menyerangnya, penyempitan saraf katanya. Tapi semoga Bibi R bisa segera sehat, melihat putra satu-satunya tumbuh besar.

Sebenarnya bukan ini inti pelajaran hidup(cerita) yang ingin saya share di blog saya, tapi nggak apa-apa kayaknya kalau saya cerita sekalian. Bukan untuk apa-apa, bukan untuk hal yang negatif, hanya bertujuan sharing sebagai pelajaran hidup saja.
Dari cerita beberapa keluarga saya, Bibi R ini sudah mengalami gangguan jiwa di usia muda, sekitar 21 tahunan kalau nggak salah, dan umurnya sekarang sekitar 30tahunan lebih. Sejarahnya Bibi R ini termasuk salah satu calon guru terbaik di kampong, dan pegawai pertama kalau tidak salah yang mendapat SK menjadi guru tetap/resmi pada masa angkatan beliau. Setelah beberapa waktu mendapat SK tersebut, dan setelah menikah dan melahirkan seorang anak, dimulai lah tiba-tiba beliau memiliki perilaku yang aneh, kadang hilang akal. Semakin lama semakin parah, dan sampai sekarang belum sembuh juga. saya kurang paham, entah memang sudah pernah dicoba untuk diobati tapi belum berhasil, atau baru pertamakali ini lah beliau coba diobati.
Dulu, kata Bibi A, kakak dari Bibi R, ia sempat bercerita kalau di dalam otaknya terbagi menjadi 2 perselisihan, satu sisi menyuruhnya berbuat sesuatu, sisi lainnya melarangnya untuk berbuat sesuatu. Mungkin itu yah yang membuatnya jadi bingung dan kehilangan akal.
Bla bla bla, begitulah singkat cerita tentang penyakit Bibi R yang kebanyaka diceritakan oleh Bibi A, kakak kandungnya, yang biasa membagi waktunya selain mengurus keluarga kecilnya, juga mengurus Bibi R, dan dulunyamerawat hari tua almarhum dan almarhumah kedua orang tua mereka, kakek dan nenek-sepupu saya. Semoga amal baikmu itu, kemurahan hatimu merawat mereka, dan segala amal ibadah mu diterima dan dibanyakkan timbangan amal dan pahalamu oleh Allah SWT, Bibi A. Luar biasa.
Saat menjenguk tadi banyak kita membagi cerita, Bibi A juga sharing dan saling menasihati, katanya jangan sampai kita membuang-buang makanan, terutama nasi. Itulah yang diajarkan ibunya dulu sejak kecil kepada anak-anaknya termasuk Bibi R. entah ini mitos atau kodrat alam, atau memang ketentuan Allah atau apa namanya, saya belum menemui kepastiannya karena ini yang diajarkan oleh orang-orang tua dulu, memang. “Kalau kalian sampai menyisakan/membuang nasi, maka jauhlah rejeki kalian, mudah lah kalian terkena penyakit-penyakit, begitu cerita Bibi R mencontoh nasihat ibunya. Tentunya, Bibi A yang mengutip petuah ibunya  sangat menaati petuah tersebut. Dapat disimpulkan, Alhamdulillah semua cita-cita sederhananya sampai saat ini sudah terkabul semua. Berbeda dengan Bibi R, konon ia  sering membuang-buang sisa nasi yang nggak ia habiskan. Alhasil, sekali lagi, entah ini hanya sekedar mitos atau memang karma alam, dan pelajaran dari Allah SWT, akhirnya ia mendapatkan penyakit yang seperti ini, cita-cita tidak tercapai, kasian sebenarnya. Dan harusnya jadi pelajaran buat kita semua.
Kisah tentang makanan(nasi) ini memang bukan kali pertama saya dengar. Di rumah, hamper setiap hari umi saya menasihati saya untuk jangan membuang makanan, terutama nasi, sebutir pun. Makanan, terutama nasi, akan mengadu pada akhirat, dan mencatat sehingga kelak di akhirat kita akan menerima akibat buruk dari membuang makanan yang merupakan berkah dari Allah. Katanya juga, sebutir nasi yang jatuh pun harus kita telan, karena bisa saja dari sebutir nasi yang jatuh itu lah yang merupakan berkah dari makanan kita.
Yah, mungkin banyak yang mengatakan itu terlalu berlebihan, terlalu fanatic atau palah, atau mungkin banyak yang beranggapan, “banyak, kok, yang sering sisain makanan, tapi rejekinya lancer terus”, dsb. Yah, kembali lagi ke diri masing-masing mau mencontoh Rasul dengan tidak membuang-buang makanan yang merupakan berkah dari Allah, atau bagaimana.
Ada juga pelajaran yang belakangan sering saya dapat dari menonton dakwah dari Ustadz Felix Y. Siaw melalui youtube.com atau dari timeline beliau di twitter atau facebook. Kalau kita harus sering mengingat mati, karena itu lah yang akan membuat kita jadi kusyuk dalam ibadah kepada Allah SWT.
Bibi A bercerita, kalau suatu hari ada seorang tua berkata kepadanya beberapa hari sebelum wafatnya kakek, ayah dari Bibi A dan R, “sebaiknya kamu tanyakan sekarang kepada kakek, apakah dia ingin menyampaikan sesuatu kepada kalian, anak-anaknya?”. Beliau berkata begitu Karena memang kakek memiliki 4 orang anak, 2 putri beliau Bibi A dan Bibi R, Oom M dan Oom L yang tinggal dan bekerja di Jakarta, yang saat itu sedang pulang kampung sengaja untuk menjenguk kakek yang sedang sakit keras. Nah, maksudnya sebelum mereka semua kembali ke Jakarta untuk kembali bekerja karena masa cuti sudah habis, sebaiknya kakek mengatakan dulu wasiat beliau. Tapi, diluar dugaan Bibi A, yang dalam pikiran dan dugaannya akan diwasiati untuk menjaga nenek, adiknya yang sedang sakit, atau segala macam. Ternyata bukan itu pesan kakek, pesannya sangat singkat, namun sangat dalam kata Bibi A, begini kira-kira terjemahan dari Bahasa Bima percakapan Bibi A dan kakek 2 hari sebelum kakek wafat:
Bibi A: “ Kek, adakah pesan yang ingin dikatakan kepada kami?”
Kakek: “Kamu hanya perlu ingat, kita ini hidup untuk mati.”
Deng, hati Bibi A langsung tersentuh, tapi masih penasaran, apakah hanya itu saja? Lalu ia bertanya lagi.
Bibi A” “ Apa lagi, kek?”
Kakek: “Hanya ingat mati, itu yang terpenting.”
Sekali lagi Bibi A bertanya,
Bibi A: “Apa lagi, Kek?”
Kakek: “Hanya ingat mati.”
Seketika saat mendengar wasiat kakek, Bibi A langsung sadar, bahwa nggak ada artinya sebenarnya materi dunia yang kita kejar ini, karena kita akan tetap mati. 

Begitulah singkatnya. Sama seperti yang dikatakan Ustadz Felix, saat kita mendekati ajal itu, seketika kita akan sadar, bahwa semua yang ada di dunia ini nggak ada artinya. Yang dapat menolong kita adalah ibadah kita selama di dunia ini kepada Allah SWT. ibadah luas jangkauannya, belajar karena Allah juga ibadah, dsb.

Yah, sekian duklu mungkin sharing dari saya. Udah pegel, nih di depan laptop :’)
Semoga bermanfaat, kalau ada waktu disambung lagi.
Wassalam.

NB: Bagi yang mau lihat video dakwah Ustadz Felix tentang ingat akan kematian dan solusinya:
Kuliah Dhuha AQL Islamic Center- Felix Y. Siaw

La Haula Wala Quwwata illa billahi

La Haula Wala Wuwwata illa billahil 'aliihil 'atdzim.

Rasulullah SAW bersabda: "Siapa yang mengucapkan "La Haula Wala Wuwwata illa billa" maka ia akan menjadi 99 obat penyakit. Diantara 99 penyakit, yang paling ringan yaitu kebimbangan. (HR. Tabrani)

Mengapa Memelihara Anjing itu Haram dalam Islam

Baru-baru ini, saya dapat berita mengenai Sea Games, dimana Indonesia jadi tuan rumah. Karena hal itu, Pemerintah Palembang melakukan pembunuhan massal kepada sekitar 123,000 ekor anjing liar yang ada di Palembang untuk men-steril-kan Sea Games dari anjing rabies. Saya jadi tertarik buat menggali lagi tentang mengapa anjing najis untuk disentuh. Silakan disimak.
Dalam Islam, anjing hukumnya adalah najis mughallazah (najis berat), karena jika kita terkena najisnya harus dicuci 7x dengan air dan salah satunya harus dicampur dengan debu/tanah. Hal ini telah dijelaskan di dalam Hadith. Nabi Muhammad SAW bersabda: “Jika seekor anjing menjilat bejana salah satu daripada kamu sekalian, maka hendaknya kamu menuangkan bejana itu (mengosongkan isinya) kemudian membasuhnya 7x” (HR. Muslim hal. 16)
Dalam hadits tersebut jelas sudah bahwa hukum anjing adalah haram. Ini sesuatu yang tidak diperdebatkan lagi. Jadi kalau ada yang bertanya kenapa liur anjing itu najis ya karena memang secara dzat itu adalah najis, dan hal ini sudah ditegaskan oleh Rasulullah dalam Hadith nya.  Lalu bagaimana dengan tubuh anjing itu sendiri? Untuk kehati-hatian, secara umum para ulama mengatakan bahwa karena air liur itu bersumber dari tubuh anjing, maka secara otomatis tubuhnya pun najis juga. Jadi sangat tidak masuk akal kalau bejana yang terkena liur anjing hukumnya jadi najis dan haram sementara tubuhnya yang sebagai tempat proses munculnya air liur tidak najis.
Meskipun demikian, Rasulullah memperbolehkan untuk memelihara beberapa jenis anjing tertentu dalam kondisi tertentu. Nabi Muhammad SAW bersabda:“Barang siapa memelihara anjing kecuali anjing penjaga ternak / anjing berburu / anjing penjaga ladang, maka amalnya setiap hari akan dikurangi satu Qirath.” (HR. Muslim hal. 686)
*Satu Qirath setara dengan ukuran sebesar Gunung Uhud.
Di sini jelas bahwa memelihara anjing itu hukumnya haram kecuali tipe anjing penjaga ternak / anjing berburu / anjing penjaga ladang. Kalau kita tetap “ngeyel” mau melihara anjing selain anjing tersebut, maka amalan kita setiap harinya akan dikurangi sebesar satu Qirath yang diibaratkan sebesar Gunung Uhud. Bisa dibayangkan ga? Pahala kita aja belum tentu ada sebesar Gunung Uhud, jadi gimana ceritanya kalo tiap hari harus dikurangin sebesar Gunung Uhud? Yang ada jadi NOL pahala kita bahkan minus karena dikurangin terus. Ibarat orang punya tabungan, setiap harinya diambil terus sampai bangkrut.
Dalam Hadith tersebut, anjing pemburu yang dimaksud adalah anjing terdidik yang digunakan pemiliknya untuk keperluan berburu. Anjing yang bila diperintahkan mengejar maka dia lari dan bila disuruh berhenti maka dia berhenti. Tipe anjing seperti ini hasil buruannya adalah halal asalkan benar-benar terdidik dan tidak memakan hasil buruannya. Anjing tipe ini misalkan yang ada di acara Buser (Buru Sergap) yang memang sudah dididik untuk tujuan tertentu.
Kemudian anjing penjaga ladang atau ternak diperbolehkan untuk menjaga dari bahaya serigala dan pencuri. Ini juga tipe anjing terdidik yang kalau melihat sesuatu atau orang yang asing maka dia akan menggonggong sehingga pemilik anjing akan terbangun dan tau ada yang tidak beres. Demikian juga misalkan seseorang yang tinggal di daerah terpencil, lingkungan yang terkenal dengan tingkat kriminalitasnya yang tinggi dan tidak ada orang bisa dipercaya untuk menjaga hartanya, maka dia diperbolehkan untuk memelihara anjing. Tipe anjing ini adalah anjing yang besar dan sangar-sangar seperti herder atau pitbull yang memang sekali gigit orang langsung bisa mati. Tapi sekali lagi, tujuannya murni utk jaga rumah atau ladang, bukan malah dijadiin temen main juragannya. Itu yang salah.
Selanjutnya, meskipun ada beberapa tipe anjing yang boleh dipelihara, tapi tetap saja anjing tersebut tidak boleh tinggal di tempat yang sama dengan pemiliknya. Mengapa? Karena malaikat tidak akan masuk ke dalam rumah orang yang memelihara anjing.
Rasulullah SAW bersabda: “Malaikat tidak akan memasuki rumah yang di dalamnya terdapat anjing atau gambar (dari makhluk yang bernyawa)” (HR. Bukhari no. 448).
Lebih lengkapnya mengenai hal ini diceritakan dari Aisyah bahwasanya pada suatu ketika Malaikat Jibril berjanji kepada Nabi Muhammad SAW untuk menemuinya pada suatu waktu yang telah ditentukan. Namun pada saat waktu tersebut datang, Malaikat Jibril tidak juga datang. Kemudian Rasulullah berkata,“Tidak pernah Allah SWT dan utusannya (Malaikan Jibril) memungkiri janji.” Setelah itu Nabi Muhammad SAW melihat ada anak anjing di bawah meja dan bertanya kepada Aisyah, “Aisyah, kapan anjing ini masuk ke sini?” Aisyah menjawab, “Saya tidak tahu Rasulullah.”
Kemudian Rasulullah meminta Aisyah untuk mengeluarkan anjing tersebut. Tidak lama setelah dikeluarkan, Malaikat Jibril datang. Rasulullah pun bertanya kepada Malaikat Jibril, “Yaa Jibril, engkau berjanji kepadaku untuk datang dan aku telah menantikan kedatanganmu tapi engkau tidak juga datang di waktu yang telah ditentukan.” Malaikat Jibril pun menjawab, “Di dalam rumahmu ada anjing, dan itulah yang menghalangi saya untuk masuk. Kami (malaikat) tidak akan masuk ke dalam rumah yang di dalamnya ada anjing atau gambar (dari makhluk yang bernyawa).” (HR. Muslim no. 5246)
Jadi kesimpulannya, memelihara anjing yang hanya karena kesenangan semata  untuk dijadikan binatang piaraan atau memeliharanya karena anjing itu lucu, imut dan menggemaskan, maka hukumnya adalah haram. Kecuali anjing terdidik yang digunakan untuk keperluan berburu, menjaga ladang atau menjaga binatang ternak. Itu pun dengan catatan, anjing yang boleh dipelihara itu harus tinggal di luar rumah karena malaikat tidak akan masuk ke dalam rumah orang yang memelihara anjing.
Little opinion:

            “Memang, sih, menurut teman-teman saya yang sayang binatang, baik yang pelihara ataupun nggak, anjing itu adalah binatang paling setia dan paling tahu balas budi(bahkan melebihi manusia yang berakal). Sampai-sampai, orang di negara lain ada yang membuat film tentang kesetiaan dan kebaikan lainnya dari seekor anjing. Salah satunya film yang menceritakan kesetiaan seekor anjing bernama Hachiko. Sayangnya, anjing adalah hewan yang paling banyak mengeluarkan air liur, sehingga berpotensi menimbulkan banyak penyakit kalau berpindah ke tubuh manusia, itulah mengapa ia menjadi najis bila disentuh.”
Jadi kalau ada temen-temen yang melihara anjing di rumah hanya untuk kesenangan semata atau karena anjing itu lucu, imut dan menggemaskan, sayang sekali bahwa anjing tersebut tidak boleh untuk dipelihara. Selucu dan semanis apapun itu anjing, ya tetep namanya anjing dan hukumnya H-A-R-A-M. Anjing yang saya maksudkan disini adalah anjing yang  dijadikan piaraan (pets) yang selalu berinteraksi setiap hari dengan pemiliknya, diajak main, dikasi makan, dimandiin, dll.. Intinya anjing yang dipelihara untuk kesenangan saja. Bagi yang sudah terlanjur melihara, solusinya ada 2.
1.      Kasihin orang lain
2.      Mending piara binatang lain, kan masih banyak alternatif lain yang lebih baik.. ada kucing, bebek, kelinci, kura-kura ampe monyet hehe.. saya pribadi lebih suka kucing daripada anjing, lebih lucu aja kayanya, apalagi kalo kucingnya gemuk dan bulunya banyak…
Meskipun demikian, di luar keharaman dari seekor anjing, Islam tetap menganggap bahwa anjing adalah makhluk hidup yang patut diperlakukan secara “manusiawi”. Jadi bukan berarti karena anjing ini hukumnya haram, maka kalau liat ada anjing di jalan boleh ditendang dan dibunuh. Tidak seperti itu. Bahkan dalam suatu kisah diceritakan bahwa ada seorang yang penuh dosa diampuni dosanya oleh Allah SWT dan dimasukkan ke dalam Surga hanya karena dia memberi minum seekor anjing yang sedang kehausan. Subhanallah, inilah indahnya ajaran Islam, bahkan untuk seekor hewan yang haram sekalipun, kita tetap diperintahkan untuk berbuat baik.
Kurang lebih Ini yang bisa disampaikan dengan keterbatasan ilmu yang saya miliki. Setelah membaca penjelasan ini, keputusan akhir di tangan teman-teman, mau tetap melihara silahkan, enggak melihara lebih baik.. the choice is yours! Tapi kewajiban saya sebagai sesama muslim untuk saling menasehati dalam kebaikan sudah saya lakukan. Setelah itu kalo kata iklan AXE, “dan selanjutnya….. terserah anda!”

“Tapi percayalah, bahwa setiap apa yang diperintahkan oleh Allah adalah untuk kebaikan manusia itu, termasuk perintah untuk tidak memelihara anjing ini. Dan Allah SWT selalu menginginkan kemudahan bagi hamba-hambaNya karena sesungguhnya Islam dibangun atas dasar kemudahan dan tidak mempersulit.“Allah SWT menginginkan bagimu kemudahan dan tidak menginginkan kesulitan.” (QS. Al-Baqarah [2] : 185)”
Untuk hal mengapa Allah melarang kita untuk pelihara anjing dapat disimak di sini,
sedikit kutipan yang dapat dipetik dari pembahasan di video di atas :


Karena kita tahu, di antara yang paling bahaya adalah air liur anjing. Pada masa itu tidak ada kimia dan sebagainya untuk membersihkannya kecuali dengan tanah, Jadi kalau kita lihat, mengapa Allah menyuruh kita beribadah(dalam hal ini menjauhi anjing), maka artinya ini ada kebaikannya. Insya Allah di dunia atau di akhirat.
Di Antaranya kita tahu, ya, bahwa anjing adalah termasuk binatang yang terlalu banyak air liurnya. Dan kalau digunakan untuk minum dan untuk makan, .... kalau anjing itu terjangkit, penyakit itu akan berpindah ke manusia.

yanitart opinion: Satu hal yang saya pegang, apapun yang dilarang Allah SWT, harus kita jauhi. Seberapapun sukanya, sayangnya, cintanya kita pada hal tersebut tidak bisa kita kalahkan dengan patuhnya kita pada peruntah Allah SWT. Begitu juga dengan memelihara anjing misalnya. No sara. Hanya berbagi tentang sesuatu yang ingin saya ketahui dan mungkin juga ada yang memerlukan info ini.

 

Untuk lebih lengkapnya apa yang disampaikan di video, klik disini: sumber
Just share little info that i wanna know too.
wassalam.

Jangan panggil Islam teroris

Onde mande tusde..Ada lagi bom bunuh diri neh...
Pasti makin keras berita tersebar kalau Islam itu agama keras. Apalagi di Amerika, kasian umat Islam yang minoritas di sana, pasti didiskriminasi habis-habisan.

Saya memang bukan umat Islam yang lebih baik dari yang lain. Saya juga mau dan berusaha jadi lebih baik di mata Allah SWT.  Yang negatif  dari salah seorang pemeluk agama Islam itu bukan berarti merupakan pencerminan dari Islam. Negatif dari umat, ya memang salah umatnya, bukan ajaran dari agamanya. Jangan melihat faktanya, tapi ketahui ajaran-Nya.

Semakin banyak pemberitaan tentang teroris yang diaktorkan oleh umat Islam, terutama di Indonesia. Semakin banyak pula yang berpendapat Islam itu agama teroris, garis keras, atau apalah. Tapi asal mereka tahu, Islam yang sesungguhnya, menurut ajaran Allah, dalam Al-Qur'an, dalam ajaran Muhammad SAW. Tidak pernah mengajarkan kekerasan, atau pemaksaan. Islam itu ajaran, bukan paksaan. Islam juga mengajarkan toleransi, bukannya mengganggu atau meneror agama lain. Mungkin bberapa individu dari agama Islam berkata-kata seolah meremehkan agama lain. Ya, itu salah/pendapat individunya, bukan ajaran Islam untuk meremehkan agama lain.

Para pelaku bom bunuh diri itu mungkin memang benar pelakunya adalah muslim, tapi mereka didoktrin oleh suatu perkumpulan dengan ajaran yang pemahamannya salah. Mereka selalu saja mengatasnamakan tindakannya sebagai jihad yang akan masuk surga. Padahal tidak demikian, pikiran mereka terlalu sempit dan kurang mengkaji. Pemahaman mereka perlu diluruskan.


Islam akar katanya adalah aslamtu artinya tundak dan patuh pada hukum-hukum Tuhan. Apakah ada, dalam suatu agama apapun di bawah langit ini, termasuk agama Islam, hukum Tuhannya mengajarkan kekerasan? Semua agama mengajarkan KASIH SAYANG. Islam mengajarkan, jika pun ada ajaran tentang kekerasan, maksudnya dalam arti positif yakni keteguhan, istiqomah (mantap, konsisten dan konsekwen).Bukan kekerasan yang mengandung unsur merusak dan menzalimi/menyakitkan orang lain.

Untuk kasus ahmadiyah, yang mengatakan mereka merupakan bagian dari agama Islam yang lain. Jelas salah. Tidak ada komentar lagi untuk ahmadiyah, saran saya, gunakan akal pikiran anda. Walaupun saya tidak begitu pintar, alhamdulillah saya masih bisa membedakannya.

Pertanyaannya adalah Tuhan mana yang akan kita yakini ketuhanan dalam keyakinan agama Kristen/Katholik, Tuhan yang TRINITAS, Allah Bapa, Allah Anak dan Allah Rohulkudus atau ketuhanan menurut agama Islam ketuhanan Yang Tauhid, Tiada Tuhan kecuali Allah, tidak ada syarikat bagi-Nya.Atau ketuhanan menurut agama yang lain, Konghucu, Budha dan/atau Hindu. Untuk itulah, Tuhan beri kita AKAL, untuk mengetahui benar dan/atau salah, sesuatu yang tersurat dan HATI untuk memahami rasa benar yang tersirat, kedua-duanya harus dipergunakan dan sejalan.
”Kebenaran itu adalah dari Tuhan-mu, sebab itu jangan sekali-kali kamu termasuk orang yang ragu.” (Surat Al Baqoroh : 147).

Saat ini kebenaran yang saya peroleh dan ada, di agama Islam, untuk anda kebenaran itu, ada di agama anda. Mari kita berlomba-lomba dalam berbuat kebaikan (fasta biqul khairat) bukan sebaliknya.Amin
 Dan jika ada yang baik sesungguhnya kebaikan itu datangnya berasal dari Allah dan jika ada yang tidak berkenan dan salah itu berasal dari saya sebagai hamba-Nya yang lemah dan penuh dengan segala kekurangan.

Apa itu berkah?

Apa itu "berkah" ;Tanda rahmat ALLAH kpd hambaNYA yg selalu mendekat kpdNYA,mk "jiyaadatul khoir" bertambahnya kebaikan hambaNya bukan hanya material tetapi juga spritual,smakin kaya smakin dermawan, smakin tinggi jabatan semakin amanah dia,smakin populer semakin jadi teladan.Sbgmn ungkapn Nabi Sulaiman,"Smakin Engkau kayakan, aku smakin hebat sujud tangisku padaMu ya ALLAH.(QS 38;32),SUBHANALLAH,semua menjadi berkah